Pertanyaan-pertanyaan ini yang saya kategorikan annoying. Karena saya dan suami sebelum menikah menjalani long distance relationship (Jakarta-Amsterdam) selama lima tahun, kami memutuskan tidak buru-buru memiliki anak. Tapi tentu saja keputusan itu kami simpan sendiri dan orang tua (termasuk eyang-eyang) menghujani kami dengan pertanyaan annoying, karena tidak sabar ingin menggendong bayi.
Setelah punya bayi, menurut saya semua pasangan berhak menentukan sendiri kapan mereka akan punya anak. Karena walaupun punya bayi itu luar biasa membahagiakan tapi tidak bisa dipungkiri kalau ada beberapa kesenangan pribadi yang harus dimundurkan. Bukannya mau mengajak untuk mengurungkan niat punya bayi, tapi memang punya anak itu butuh kesiapan fisik dan mental (selain finansial tentunya).
Ya pertanyaan-pertanyaan ini akan menghantui anda, tapi cuek aja. You are you're own captain in this ship called life.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar