Saat saya terbang ke Pekanbaru tanggal 3 Juli kemarin, sesaat sebelum siap-siap landing saya melihat asap dan warna merah kecil di daratan bawah sana. Waktu itu saya bertanya-tanya itu apa ya? kebakaran? pabrik? salah lihat? Hanya sampai situ pemikiran saya.
Hari ini saya mendapat jawabannya, ternyata itu adalah kebakaran hutan. Saya mendapat jawabannya saat berangkat mengajar, begitu keluar dari tempat kos saya melihat kabut menggantung di langit, semakin lama semakin pekat. Sampai ke sekolah musik saya diperkenalkan pada si 'Kabut Asap' yang kadang sampai mengganggu negara tetangga ini.
PS: Saat ini selain mati lampu 3 kali sehari, di Pekanbaru juga sedang terjadi krisis air bersih, untungnya tempat tinggal saya sumber airnya bukan hanya PAM.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar